20 Mobil Terlaris Bulan Oktober

Penjualan mobil pada Oktober 2016 lalu menurun jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hanya 91.846 unit mobil yang terjual pada Oktober 2016, menurun sedikit dari 92.543 unit pada September 2016.

20 Mobil Terlaris Bulan Oktober

Namun, jika dibandingkan dengan Oktober tahun lalu, penjualan mobil di Oktober 2016 meningkat. Untuk diketahui, pada Oktober 2015, sebanyak 88.408 terdistribusi.

Dari catatan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejak Januari hingga Oktober 2016, penjualan mobil di Indonesia mencapai 874.703 unit. Artinya, angka itu naik dari periode yang sama tahun 2015 yang tercatat sebanyak 853.089 unit.

Mobil jenis MPV masih menjadi mobil yang paling diminati di Indonesia. LCGC 7 penumpang dari Toyota, Calya mendominasi penjualan Oktober 2016 dengan angka 9.286 unit.

Untuk lebih jelasnya, berikut detikOto sajikan 20 mobil terlaris selama Oktober 2016 berdasarkan data Gaikindo:

1. Toyota Calya 9.286 unit
2. Toyota Avanza 9.206 unit
3. Daihatsu Sigra 6.309 unit
4. Honda Brio Satya 4.603 unit
5. Toyota Innova 4.364 unit
6. Daihatsu Xenia 4.242 unit
7. Daihatsu Gran Max Pikap 3.478 unit
8. Honda Mobilio 3.223 unit
9. Honda HR-V 3.065 unit
10. Toyota Agya 2.904 unit
11. Suzuki Carry MT Pikap 2.567 unit
12. Daihatsu Ayla 2.407 unit
13. Toyota Fortuner 2.220 unit
14. Toyota Rush 2.006 unit
15. Mitsubishi L-300 Pikap Diesel 1.836 unit
16. Honda Jazz 1.667 unit
17. Suzuki Ertiga 1.632 unit
18. Mitsubishi Pajero 1.415 unit
19. Toyota Sienta 1.286 unit
20. Daihatsu Terios 1.209 unit.

Ujung-ujungan, Mengusir Kejahatan Manusia ala Suku Tengger

Meski sedang tidak menggelar Upacara Karo, masyarakat Desa Ngadas di Malang menyambut rombongan Datsun Risers Expedition dengan Ujung-ujungan, sebuah tradisi di masyarakat Suku Tengger. Kesempatan emas ini tidak disia-siakan para risers, untuk bisa melihat budaya asli desa Ngandas di Gunung Bromo.

Ujung-ujungan, Mengusir Kejahatan Manusia ala Suku Tengger

“Hari ini kita akan menyaksikan langsung budaya Ujung-ujungan. Biasanya budaya ini kami selenggarakan setiap tahunnya untuk merayakan hari raya Karo. Hari raya karo adalah hari bersih desa, sebagai wujud selamatan untuk kedua satria Seco dan Setuhu yang merebutkan satu pusaka yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia,” kata Kepala Desa Ngadas Muljianto.

Dengan bertelanjang dada, dua laki-laki melakukan aksi ujung-ujungan menggunakan rotan. Sambil diiringi suara musik tradisional dua pria ini bertarung mengayunkan rotan masing-masing secara bergantian, yang langsung diawasi oleh para risers dan juri yang mengelilingi mereka.

Meski kerap melukai tubuh mereka masing-masing, senyum bahagia terpancar di keua lelaki tersebut. Karena budaya ini memang diselenggarakan sebagai budaya untuk menjaga kedamaian.

Tradisi budaya Ujung-ujungan ini dilakukan dengan saling cambuk-mencambuk dengan menggunakan rotan dan diiringi dengan suara musik tradisional. Tradisi ini dikatakan Muljianto diartikan, untuk mengusir tindakan jahat manusia. Kalau luapan kemarahan setiap manusia bisa didamaikan, maka tidak akan terjadi perkelahian atau saling menyerang.

Tubuh yang terluka akibat cambukan rotan diartikan sebagai peringatan, manusia tidak sempurna. Semuanya terlihat dari tubuh yang bisa terluka akibat rotan.

Budaya Ujung-ujungan ini pun menjadi perhatian para risers. Rasa penasaran, ngeri sekaligus antusias dan salut, terpancar dari setiap wajah risers saat melihat budaya Ujung-ujungan.

“Masyarakat di sini sangat konsisten menjaga budaya yang sudah ada sejak dulu. Senang bisa melihat budaya di desa Ngadas dan jadi tahu Indonesia memang memiliki berbagai budaya,” ujar risers Jawi asal Jakarta.

“Selain itu toleransi beragama sangat di junjung tinggi di desa ini, intinya isu-isu di Jakarta yang tidak kondusif tentang agama. Kita harus mencontoh dari masyarakat Desa Ngadas yang hidup berdampingan, meski beda agama. Setiap ada kegiatan dari satu agama semua pemeluk agama akan mengikuti prosesi agama tersebut,” tambah Jawi.

Rasa kagum akan Desa Ngadas pun juga disampaikan risers Nano. “Paling tertarik dengan berbagai pantangan di sini. Bahkan tadi diceritakan dengan menancapkan sesuatu ke dalam tanah saja tidak sembarangan. Paling respect lagi ada 4 agama di sini, selalu ngumpul dan selalu nyatu dan saling membantu. Begitu juga dengan berbagai budaya yang masih dilestarikan hingga saat ini,” kata Nano.

2 Mobil Impian Mercy

Menutup akhir tahun, produsen mobil premium Jerman, Mercedes-Benz meluncurkan dua mobil impian terbarunya yaitu Mercedes-Benz S 63 Coupe dan Mercedes-Benz SL 400 facelift.

2 Mobil Impian Mercy

“Kami juga memberikan anda kejutan dengan diluncurkannya dua dream cars, Mercedes Benz AMG 63 Coupe dan Mercedes Benz SL 400. Kedua unit ini merupakan unit terbaru yang diluncurkan Mercedes-Benz di akhir tahun 2016,” kata Presiden dan CEO of Mercedes Benz Distribution Indonesia, Roelof Lamberts, di Mercedes Benz Star Expo, Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Seperti apa profil mobil?

Setelah Diuji di Singapura, Mobil Otonom NuTonomy Dites di Boston

Perusahaan rintisan yang tengah mengembangkan mobil otonom, NuTonomy terus menguji prototipe mobil otonomnya. Setelah menguji di Singapura, NuTonomy membawa mobil otonomnya ke Boston, Amerika Serikat.

Setelah Diuji di Singapura, Mobil Otonom NuTonomy Dites di Boston

Diberitakan Automotive News, Rabu (23/11/2016), NuTonomy memanfaatkan mobil listrik Renault Zoe yang telah dibekali perangkat mobil otonom sebagai prototipe pengujian. Pengujian di Boston dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan otonom pada mobil NuTonomy.

Baca juga: Taksi Otonom Siap Beroperasi di Singapura Tahun Ini

NuTonomy berencana untuk menguji di tengah cuaca buruk dan dengan lalu lintas pejalan kaki. Perusahaan itu mengatakan, seorang insinyur tetap berada di belakang kemudi selama uji coba untuk memantau sistem otonom dan mengambil kendali jika diperlukan.

“Pengujian mobil otonom kami ini adalah langkah selanjutnya menuju tujuan akhir kami yaitu keamanan, efisiensi, layanan mobilitas otonom sepenuhnya,” kata CEO NuTonomy, Karl Iagnemma dalam pernyataannya.

Baca juga: Taksi Otonom Diuji di Singapura

Sementara itu, pada Agustus lalu, NuTonomy memperkenalkan program taksi otonom percontohan di Singapura. Perusahaan itu berencana meluncurkan layanan mobilitasnya pada 2018. (rgr/ddn)

Lampu Depan Mobil Mercy Ini Berhiaskan 94 Kristal Swarovski

Mercedes-Benz meluncurkan mobil sport mewah Mercedes-Benz S 63 Coupe. Ada yang spesial dari mobil seharga Rp 6,059 miliar ini yakni lampu depannya dilengkapi 94 kristal Swarovski.

Lampu Depan Mobil Mercy Ini Berhiaskan 94 Kristal Swarovski

“LED intelligent AT system yang dilengkapi yang dilengkapi kristal Swarovski. Setiap lampu depan ada 47 kristal Swarovski yang kami benamkan. Bukan hanya kesan mewah tapi pencahayaan lebih jernih dan putih lagi,” ujar Department Manager Product Management Mercedes-Benz Distribution Indonesia Yudi Lesmana, di sela-sela pameran Mercedes Benz Star Expo, Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (23/11/2016).
Lampu Depan Mobil Mercy Ini Berhiaskan 94 Kristal SwarovskiFoto: Dina Rayanti

Teknologi tersebut merupakan yang pertama kali dipasang pada model Mercy. “Ini lampu headlamp satu-satunya dari seluruh model Mercedes pakai kristal Swarovski. Sepertinya kita yang bawa headlamp dengan adanya kristal,” tutur Yudi.

“Kalau pecah, ganti satu elemen, jangan ganti satu-satu, tapi kan enggak mungkin pecah juga, mobil bisa berhenti sendiri kalau mau tabrakan,” ujarnya.

Selain mewah, S 63 AMG Coupe juga memiliki performa dahsyat. Mesin V8 berkapasitas 5.461 cc yang digendongnya bisa menghasilkan 585 hp pada rpm 5.500, torsi 900 Nm pada rpm 2.250-3.750.

S 63 Coupe juga mengusung transmisi otomatis 7 percepatan dengan tiga pilihan mode berkendara yaitu C (Controlles Efficiency), S (Sport), dan M (Manual). Kecepatan 0-100 km/ jam bisa ditempuh dalam waktu 3,9 detik saja. Setara dengan mobil-mobil super.

Mengintip Matahari Terbit di Gunung Bromo

Petualangan Datsun Risers Expedition etape kedua di Malang menjadi pengalaman baru para risers. Tidak hanya disajikan dengan budaya asli di Desa Ngadas, para risers juga berkempatan untuk melihat matahari terbit di atas gunung Bromo.

 Mengintip Matahari Terbit di Gunung Bromo

Perjalanan menuju puncak melihat matahari terbit, para risers harus beranjak pada dini hari tepat pukul 03.00 pagi. Suasana gelap hanya diterangi dengan pencahayaan mobil hardtop perjalanan begitu seru.

“Datsun Risers Expedition dua memasuki etape ketiga, setelah melalui Aceh dan Lampung. Kini giliran Malang. Agenda kita, mengharapkan para risers bisa menikmati keindahan alam dan kearifan lokal dan budaya dari masyarakat sekitar. Serta bisa melihat keindahan alam seperti gunung Bromo ini, dan bisa menikmati ketangguhan Datsun. Semoga Datsun Rsers Expedition bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat,” ujar Head of Marketing Datsun Indonesia, Christian Gandawinata, di Gunung Bromo Jawa Timur.

Kecerian para risers saat melihat matahari terbit begitu terasa. Semua risers mencoba mengabadikannya melalui kamera atau telepon selular mereka.

“Ini pertama kali saya melihat puncak Bromo. Tapi karena banyak awan jadi enggak dapat melihat matahari terbit secara utuh. Tapi tidak menyangka saya bisa kemari, sebelumnya sudah ada rencana lama, tapi rezekinya sama Datsun,” ujar risers asal Jakarta Gito.

Begitu juga untuk risers asal Malang Rauzan, yang mengatakan meski sudah sering ke puncak gunung Bromo, perjalanan bersama Datsun begitu berbeda.

“Saya sering ke sini (puncak gunung Bromo) tapi kan ini beda waktu dan momen. Jadi ini lebih spesial, tidak menyesal ikut Datsun Risers Expedition,” ujar Rauzan.

Hal yang sama juga diucapkan risers asal Surabaya Fajar. Dirinya begitu senang bisa langsung melihat gunung Bromo secara utuh.

“Ini baru pertama kali saya ke sini. Ya nyesel sih, kenapa tidak dari dulu aja ke sini. Tempatnya mendukung bangat, sudah cantik ada sinyal di sini. Tidak menyesal ikut perjalanan kali ini, kalau bisa ikut lagi,” kata Fajar.

Keren! Mannequin Challenge ala Tim Balap Aston Martin

Video Mannequin Challenge atau tantangan menjadi patung, viral di jagat maya. Berbagai perusahaan dan kelompok di dunia pun merekam video tantangan patung. Tak terkecuali ke dunia otomotif.

Keren! Mannequin Challenge ala Tim Balap Aston Martin

Tim balap Aston Martin Racing tak ketinggalan eksis dengan tantangan itu. Baru-baru ini, tim Aston Martin Racing mengunggah video Mannequin Challenge di akun YouTube.

“The mannequin challenge strikes Aston Martin Racing, as they live life in the fast lane at the FIA World Endurance Championship’s 6 Hours of Bahrain!” tulis Aston Martin Racing dalam keterangan video mereka di YouTube.

Dalam video itu, kru dari tim balap ini menjadi patung di paddock. Tantangan menjadi patung dilakukan Aston Martin Racing di tengah kesibukan balap 6 Hours of Bahrain. Kru tim balap yang tengah bekerja terlihat diam bagai patung ketika kamera mengelilingi paddock.

Video ini memberikan gambaran betapa sibuknya aktivitas di dalam paddock Aston Martin Racing saat balap ketahanan 6 jam di Bahrain. Kru Aston Martin Racing terlihat sedang menyiapkan mobil dan ada juga yang sedang menganalisis data balap.