Gaikindo Targetkan Jual 1,1 Juta Mobil Tahun 2017

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), akan menambah target penjualan mobil di tahun 2017. Tahun depan penjualan mobil ditaksir ada 1,1 juta kendaraan terjual.

Gaikindo Targetkan Jual 1,1 Juta Mobil Tahun 2017

“Tahun depan kita targetkan penjualan mobil 1,1 juta penjualan kendaraan,” kata Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, saat acara Forum Group Discussion (FGD) yang diadakan Kementerian Perhubungan di Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Angka itu naik dibandingkan target penjualan tahun 2016 yang mencapai 1.050.000 unit. Dan sampai dengan periode Januari-Oktober 2016, sudah mencapai angka penjualan 874.703 unit.

Gaikindo cukup yakin dengan peningkatan target tersebut dikarenakan ada beberapa pertimbangan yang diyakini akan meningkatkan penjualan.

“Pertama itu karena pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi kita kan tahun ini 5 persen lebih. Selain itu kendaraan yang kita launching terutama LCGC (Low Cost Green Car) naiknya juga besar. Jadi mudah-mudahan ada sedikit pertumbuhan walaupun tipis sekali lah,” ungkap Nangoi.

Selain itu Nangoi juga mengatakan ada faktor dari luar industri otomotif yang dipercaya juga dapat meningkatkan penjualan.

“Batu bara kan sudah naik harganya, walaupun minyak masih rendah. Tapi sektor lain membaik dan global market juga kan membaik, mudah-mudahan bisa naik,” tambah Nangoi.

Iklan

VW Nafsu Jual Sejuta Mobil Listrik per Tahun

Usai dilanda kasus ‘dieselgate’ di mana Volkswagen (VW) terungkap mengelabui uji emisi, pabrikan asal Jerman itu fokus untuk mengembangkan mobil yang lebih ramah lingkungan. VW berencana untuk menjual sejuta mobil listrik per tahun mulai 2025.

VW Nafsu Jual Sejuta Mobil Listrik per Tahun

Pernyataan resmi VW, Rabu (23/11/2016) menyebutkan, transformasi dari penggunaan mesin bakar menuju kendaraan listrik akan dilakukan dalam beberapa tahap. Pada 2025, VW bertujuan untuk menjadi pemimpin dalam hal mobilitas listrik atau e-mobility dengan menargetkan penjualan mobil listrik sebanyak sejuta per tahun.

“Selama beberapa tahun ke depan, Volkswagen akan berubah secara radikal. Sangat sedikit hal yang tetap sama. Mobil listrik akan menjadi inti strategis dari merek VW,” kata Kepala Merek VW, Herbert Diess dalam sebuah pernyataan.

Mobil-mobil seperti V e-Golf dan SUV bertenaga listrik bakal menjadi ujung tombak VW dalam mencapai target tersebut. Untuk melampaui tujuan itu, VW juga disebut merencanakan pembangunan pabrik baterai sendiri.

“Mulai 2020, kami akan meluncurkan ‘serangan’ e-mobility utama kami. Kami berniat untuk memainkan peran kunci dalam terobosan dari mobil listrik. Mobil listrik masa depan kami akan menjadi trade mark baru dari Volkswagen,” kata CEO VW.

Di Indonesia Belum Ada yang Sukses Jual Mobil Hybrid

Aturan soal mobil hybrid yang masih abu-abu di Indonesia membuat hanya sedikit mobil hybrid yang beredar di Indonesia. Hal tersebut juga diamini salah satu pembuat mobil mewah asal Jerman, Mercedes-Benz. Mercy menyebut mobil hybrid masih membutuhkan waktu untuk diterapkan di Indonesia.

Di Indonesia Belum Ada yang Sukses Jual Mobil Hybrid

“Hybrid masih jauh juga di sini kalau dilihat merek lain yang masukkan hybrid yang benar-benar sukses kami belum melihat karena menurut saya sekali lagi itu infrastrukturnya hybrid, dan juga struktur harga,” ungkap Deputy Director Sales Operation Mercedes Benz Passenger Car and Network Development Mercedes-Benz Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto, di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Mobil di segmen hybrid yang dijual di Indonesia dibebankan pajak yang tinggi sehingga membuat masyarakat enggan membeli mobil ramah lingkungan tersebut karena harga jualnya menjadi lebih tinggi.

“Disini untuk yang hybrid masih jauh harganya jika dibandingkan dengan konvensional apalagi kalau kita bicara teknologi listrik segala macam kan banyak infrastruktur misalnya stasiun pengisian, kemudian untuk servis dan sebagainya itu menurut saya masih perlu waktu,” jelas Kerry.

Kehadiran mobil hybrid bertujuan untuk mengurangi penggunaan BBM serta polusi lingkungan. Namun, kehadiran mobil kolaborasi tenaga listrik dan bensin tersebut di Indonesia masih menemui sejumlah kendala.

Pajak cc Mesin Itu Sudah Kuno

Wacana perubahan struktur pajak kendaraan bermotor dari asalnya berdasarkan kapasitas mesin (cc) menjadi emisi gas karbon dioksida dinilai positif oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia.

Pajak cc Mesin Itu Sudah Kuno

Pajak cc mesin itu sudah kuno.

“Sekarang kan peraturan pajak itu masih berdasarkan cc mesinnya, ini sudah ketinggalan jaman. Makanya harus diubah,” ujar Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (23/11/2016).

“Bagus dong di luar negeri juga sudah begitu, Euro4 juga sudah siap. Kalaupun memang diterapkan, Jadi kami siap,” ujarnya.

Nangoi juga mengatakan dengan perubahan kebijakan tersebut, maka harus ada beberapa hal yang diperhatikan dan disesuaikan.

“Tapi juga harus diperhatikan juga dampaknya. Karena emisi rendah, berarti harus ada insentif, jadi harus disesuaikan,” katanya.

Kalau Speknya Cocok, Mercy Siap Bawa Pikap X-Class ke Indonesia

Mercedes-Benz mulai merambah ke segmen pikap dengan memamerkan pikap mewah X-Class Oktober lalu. Namun, pikap tersebut baru sebatas konsep. Rencananya, Mercy akan menjualnya di 2017 mendatang.

Kalau Speknya Cocok, Mercy Siap Bawa Pikap X-Class ke Indonesia

Di Indonesia sendiri, kata Deputy Director Sales Operation Mercedes Benz Passenger Car and Network Development Mercedes-Benz Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto pikap tersebut ada peminatnya.

“Itu kan baru konsep diluncurkan kami melihat ada sih segmennya, misalnya penggemar-penggemar yang suka kendaraan lifestyle, macho, tapi dengan comfortnya Mercedes itu ada, nah itu biasanya setelah konsep kan diluncurkan dulu di Eropa,” kata Kerry, di Mercedes-Benz Star Expo, Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Kerry menambahkan jika spesifikasinya memenuhi persyaratan di Indonesia pihaknya siap menjual di pasar Indonesia, juga faktor pendukung seperti infrastruktur.

“Pasti kalau itu semua memenuhi spesifikasi untuk diluncurkan di sini kami siap meluncurkan. Tapi kan kadang mesin sudah di set Euro-nya tinggi sementara kita nggak siap ya apa boleh buat,” jelas Kerry.

Saat ditanya apakah pikap konsep tersebut bakal dipamerkan di Indonesia, Kerry menjawab menunggu waktu yang tepat.

Mobil X-Class memiliki desain double kabin atau 4 pintu dengan tampilan desain yang spoiler yang lebih mewah. Jika diperhatikan dengan seksama pikap ini mirip dengan Nissan Navara terlebih setelah Mercy mengumumkan kerja sama dengan Nissan dan menggunakan Navara NP300 sebagai model contohnya. Meski pikap, mobil tetap memberikan sensasi mewah ala Mercy yang bisa kita lihat di bagian interiornya.

Mercy memberikan sentuhan premium di bagian interior seperti halnya mobil penumpang. Interiornya boleh dibilang mirip interior C-Class dan V-Class. Mulai dari materialnya dan sistem infotainment serta joknya yang ergonomis.

Soal mesin penggerak, pikap Mercy varian tertinggi akan menggunakan mesin V6 diesel yang dikombinasikan dengan sistem all wheel drive 4MATIC permanen. Mercy pikap ini akan menggendong mesin yang sama seperti yang ditawarkan Navara. Yakni mesin bensin 2.5 liter bensin, mesin 2.3 liter diesel, dan mesin V6 berkapasitas 3.0 liter. Mesin penggerak mobil yang dahsyat plus sasis tangga membuat mobil bisa mengangkut beban sampai 1,1 ton dan memiliki kapasitas towing sampai 3,5 ton.

Seperti halnya mobil Mercy lainnya, pikap ini akan diperkuat dengan fitur keamanan yang lengkap. Mulai dari sistem bantuan untuk pengemudi yang menggunakan kamera, radar dan sensor ultrasound. Selain itu berbagai sistem lain akan membantu pengemudi dan menjadi fitur standar.

Pikap ini akan dibuat di pabrik Spanyol dan Argentina yang dimiliki oleh Daimler dan aliansi Renault-Nissan dan mulai dijual tahun depan di Eropa, Australia, Afrika Selatan, dan Amerika Latin.

Gaikindo: Mobil Lebih Penting Diproduksi di Indonesia, Bukan Cuma Dijual

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta merek mobil untuk memproduksi kendaraan di Indonesia, jadi tidak cuma menjualnya saja.

Gaikindo: Mobil Lebih Penting Diproduksi di Indonesia, Bukan Cuma Dijual

Perkara ada merek yang saling bekerja sama dalam menjual produk tidak masalah. “Tidak masalah. Kalau satu perusahaan ngehasilin 10 ribu dan digabung semuanya, justru bagus. Yang penting produksi di Indonesia,” ujar Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (23/11/2016).

“Buat kami, yang dilihat oleh kami, kami menginginkan kendaaran itu diproduksi di Indonesia, bukan dijual ya, tapi diproduksi. Makin banyak diproduksi di Indonesia, makin bagus,” tegasnya.

Karena dengan meningkatnya produksi di Indonesia, maka akan meningkatkan pula jumlah ekspor. Dan itu akan menguntungkan bagi semua pihak.

“Karena ekspor dan produksi dalam negeri itu menunjang ekonomi domestik, jumlah serapan tenaga kerja kan jadi naik juga,” tambah Nangoi.

Nangoi sebelumnya pernah mengatakan, meski angka penjualan mobil di Indonesia sudah mengalahkan Thailand, namun produksi mobil di Indonesia masih jauh lebih kecil.

“Thailand ekspornya tinggi, mereka ekspor 800 – 900 ribu, kita cuma 200 ribu. Jadi kalau 1.050.000 (angka penjualan di Indonesia dalam setahun-red) ditambah 200.000 (ekspor mobil) kira-kira satu seperempat juta, di sana (Thailand) kira-kira 750 ribu ditambah 800 ribu mungkin 1,5 sampai 1,6 juta,” tambah Nangoi.

Datsun Risers Berbagi Ceria dengan Anak SD Ngadas

Datsun Risers Expedition 2 etape ketiga di kota Malang masih menyisakan keseruan. Risers berbagi keceriaan bertualang di Malang dengan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri 1 Ngadas.

Datsun Risers Berbagi Ceria dengan Anak SD Ngadas

“Saya mengucapkan selamat datang kepada rekan-rekan dari Datsun ke Sekolah Dasar Negeri 1 Ngadas yang letaknya paling tinggi di Pulau Jawa mencapai 2.175 meter dari permukaan laut. Selain itu SD ini menjadi SD paling timur di kabupaten Malang berdekatan dengan Gunung Bromo dan Semeru,” ujar Kepala Sekolah SDN 1 Ngadas, Kabupaten Malang, Suanto, Kamis (23/11/2016).

Di sekolah tersebut para risers pun langsung menghibur para siswa-siswi SDN Ngadas dengan memberikan permainan menarik, edukatif dan mengajarkan kebersamaan. Kecerian, riuh tawa para siswa-siswi pun sangat jelas terdengar. Suasana lebih hangat lagi setelah peserta Datsun Risers Expedition memberikan hiburan sulap bagi anak sekolah.

“Bangga bisa berbagi kebahagian bersama mereka. Di sela-sela mereka belajar, mereka tetap menyambut kita. Dan kami memberikan permainan yang dapat menciptakan kekompakan mereka,” ujar Risers asal Jakarta, Nano.

“Saya salut dengan program mantan kepala desa yang mencanangkan wajib belajar 9 tahun untuk syarat untuk menikah. Dengan itu pastinya akan meningkatkan mutu SDM dari Desa Ngadas, harapannya jangan cuma 9 tahun kalau perlu sarjana. Karena ada salah satu siswi yang bercita-cita menjadi dokter. Dan tadi sebenernya kita bukan melakukan permainan, tapi sesi sharing tentang Desa Ngadas versi anak-anak SD dan mereka sangat antusias,” kata Jawi, risers Jakarta.

Begitu pun menurut Fikri Risers asal Malang. Menilai pendidikan sangatlah penting, kalau perlu sampai ke jenjang kuliah. Karena dia mengamati anak-anak sekolah ini kurang termotivasi untuk kuliah.

“Pendidikan kan penting mereka sangat antusias untuk sekolah, apalagi mereka sekolah dasar yang letaknya paling tinggi di pulau Jawa. Ini sangat bagus, seperti tadi ada hiburan sulap, sepertinya mereka baru pertama kali melihat sulap. Sangat senang melihat mereka tertawa, saat ditanya ada yang mau SMP ngacung semua, saat ditanya siapa yang mau SMA hanya beberapa yang ngacung, dan saat ditanya siapa yang mau kuliah hanya beberapa yang mengacung. Saya harapkan para guru untuk lebih memberi motivasi tentang pentingnya pendidikan yang tinggi. Agar Desa Ngadas bisa lebih maju,” ujar Fikri.

Dalam kesempatan yang sama Datsun Indonesia tidak ingin ketinggalan untuk lebih peduli terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Kali ini Datsun memberikan bantuan sarana dan prasarana ke SDN 1 Ngadas.

“Saya mewakili rombongan Datsun mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat ini. Kami berharap sedikit bantuan kami ini, bisa membantu. Untuk bisa terus beraktivitas, karena kita ingin adik-adik semua di sini bisa mewujudkan mimpi,” ujar Head of Marketing Datsun Indonesia, Christian Gandawinata.

Ucapan terima kasih pun disampaikan Suanto atas kepedulian Datsun ke SDN 1 Ngadas.

“Saya mewakili dari SD Ngadas, mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya yang peduli dengan SD kami. Karena SD kami masih memiliki 4 lokasi yang belum diperbaiki kelasnya. Mudah-mudahan Datsun bisa digemari oleh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Ngadas bisa membeli mobil Datsun. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Kami hanya bisa mendoakan Datsun digemari di masyarakat. Semoga amal teman-teman Datsun bisa diterima tuhan yang maha esa,” ujar Suanto.